Beda Jenis Ayam Beda Pula Pakannya
Pakan merupakan komponen utama yang berperan penting dalam pertumbuhan dan produktivitas ayam. Formulasi pakan ayam akan berbeda sesuai jenis dan tujuan pemeliharaan. Pakan ayam broiler dan ayam layer diformulasikan berbeda karena alasan-alasan utama berikut:
1. Target Produksi dan Jangka Waktu
Ayam broiler berfokus pada penggemukan dengan pembentukan otot yang cepat. Masa pemeliharaan ayam broiler hanya berkisar 4-5 minggu.
Ayam layer berfokus pada produksi telur yang berkualitas dan berkelanjutan. Masa pemeliharaan yang panjang berkisar 90-100 minggu.
2. Kandungan Nutrisi Pakan
Tabel 1. Standar pakan ayam broiler berdasarkan SNI 8173:2015 diantaranya:
Kandungan NutrisiPre StarterStarterFinisherKadar air (%)Maks. 14,00 Maks. 14,00 Maks. 14,00 Protein (%)Min. 22,00 Min. 20,00 Min. 19,00 Lemak Kasar (%)Min. 5,00 Min. 5,00 Maks. 5,00 Serat Kasar (%)Maks. 4,00 Maks. 5,00 Maks. 6,00 Abu (%)Maks. 8,00 Maks. 8,00 Maks. 8,00 Kalsium (%)0,80-1,100,80-1,100,80-1,10Energi Metabolisme (kkal/kg)Min. 2900Min. 3000Min. 3100
Tabel 2. Standar pakan ayam layer berdasarkan SNI 8290:2016, diantaranya:
Kandungan NutrisiPre StarterStarterGrowerPre LayerLayerKadar air (%)Maks. 13,00 Maks. 13,00 Maks. 13,00 Maks. 13,00 Maks. 13,00 Protein (%)Min. 20,00 Min. 19,00 Min. 15,50 Min. 16,00 Min. 16,50 Lemak Kasar (%)Min. 3,00 Min. 3,00 Min. 3,00 Min. 3,00 Min. 3,00 Serat Kasar (%)Maks. 6,00Maks. 7,00 Maks. 8,00 Maks. 8,00 Maks. 7,00 Abu (%)Maks. 8,00 Maks. 8,00 Maks. 8,00 Maks. 12,00 Maks. 14,00 Kalsium (%)0,80-1,200,80-1,200,80-1,202,00-2,703,25-4,25Energi Metabolisme (kkal/kg)Min. 2900 Min. 2900 Min. 2700 Min. 2700 Min. 2700
Berdasarkan dua tabel di atas dapat dilihat beberapa perbedaan terutama pada kadar protein, energi dan mineral.
a. Protein
Protein yang tinggi pada pakan ayam broiler bertujuan untuk memacu pertambahan bobot badan secara pesat. Hal ini dikarenakan protein berperan dalam pembentukan jaringan otot dan daging. Kadar protein yang tinggi di fase awal layer hanya diperlukan untuk optimalisasi pembentukan organ, setelahnya protein disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi ayam.
b. Energi
Ayam broiler memerlukan energi yang tinggi untuk optimalisasi metabolisme di dalam tubuh guna menunjang proses pembentukan otot secara cepat dalam waktu singkat. Hal ini sedikit berbeda dengan ayam layer yang memerlukan energi hanya untuk memenuhi aktivitas harian, fungsi metabolisme dasar, dan menyuplai kebutuhan pembentukan telur. Bobot yang terlalu berlebih termasuk hal yang dihindari pada ayam layer karena dapat memicu penumpukan lemak di saluran reproduksi yang berpotensi menurunkan produksi telur dan gangguan lainnya seperti telur sulit dikeluarkan.
c. Mineral
Kadar abu merupakan gambaran kandungan mineral pada pakan. Pada masa produksi telur, batas maksimal kadar abu pada ayam layer meningkat. Hal ini dikarenakan terdapat proses mineralisasi selama pembentukan telur, sehingga kebutuhan mineral bisa lebih banyak dibandingkan ayam broiler. Selain itu terdapat kalsium yang termasuk mineral yang diperlukan untuk pembentukan cangkang telur. Apabila ayam layer kekurangan kalsium maka kalsium akan diambil dari tulang dan dapat memicu tulang rapuh dan cangkang telur tipis.



