Lewati ke konten utama
Edukasi Produk3 menit baca

Bagaimana Proses Terbentuknya Telur Ayam?

Penulis Sun Egg TeamDiterbitkan 26 Agustus 2026
#telur#ayam#anatomi#reproduksi#oviduk#peternakan
Diagram proses pembentukan telur ayam di ovarium dan oviduk
Gambar arsip artikel

Apakah Ayam Bertelur Setiap Hari?

Seekor ayam petelur membutuhkan sedikit lebih dari 24 jam untuk membentuk satu butir telur. Pada ayam yang produktif, siklus ini umumnya berlangsung sekitar 24–26 jam. Karena waktunya lebih panjang dari satu hari, jam bertelur dapat bergeser dan ayam tidak selalu menghasilkan telur setiap hari. Umur, genetik, pakan, pencahayaan, kesehatan, dan stres juga memengaruhi keteraturan produksi.

Pembentukan telur berlangsung di ovarium dan oviduk. Oviduk ayam terdiri dari infundibulum, magnum, isthmus, uterus atau kelenjar kerabang, lalu vagina yang terhubung ke kloaka. Setiap bagian menambahkan komponen berbeda hingga kuning telur berubah menjadi telur bercangkang utuh.

Tahapan Pembentukan Telur Ayam

1. Ovarium: kuning telur matang dan dilepaskan

Pada ayam betina, umumnya hanya ovarium kiri yang berkembang dan berfungsi. Di dalam ovarium terdapat banyak folikel berisi sel telur. Kuning telur membesar melalui penumpukan nutrisi, kemudian folikel yang matang melepaskannya melalui proses ovulasi.

2. Infundibulum: kuning telur ditangkap

Infundibulum berbentuk seperti corong dan segera menangkap kuning telur setelah ovulasi. Kuning telur berada di bagian ini sekitar 15 menit. Jika ayam telah kawin, pembuahan dapat terjadi di infundibulum. Namun, ayam betina tetap dapat menghasilkan telur konsumsi yang tidak dibuahi tanpa kehadiran ayam jantan.

3. Magnum: putih telur dibentuk

Kuning telur kemudian bergerak ke magnum selama kurang lebih tiga jam. Di sinilah sebagian besar albumen atau putih telur ditambahkan mengelilingi kuning telur. Albumen membantu melindungi kuning telur sekaligus menyediakan air dan protein.

4. Isthmus: membran kerabang terbentuk

Di isthmus, telur berada sekitar satu jam lebih. Dua membran tipis dibentuk di sekeliling albumen. Membran bagian dalam dan luar ini menjadi lapisan pelindung di bawah kerabang serta membantu mempertahankan bentuk telur.

5. Uterus: kerabang mengeras

Tahap terlama berlangsung di uterus atau kelenjar kerabang, sekitar 20–21 jam. Air dan mineral ditambahkan, lalu kalsium karbonat membentuk kerabang yang keras. Pada ayam penghasil telur cokelat, pigmen kerabang terutama ditambahkan menjelang akhir tahap ini. Gangguan nutrisi, kesehatan, atau proses pembentukan kerabang dapat memicu abnormalitas cangkang telur ayam.

6. Vagina dan kloaka: telur dikeluarkan

Sebelum dikeluarkan, lapisan pelindung tipis yang disebut kutikula atau bloom diaplikasikan pada permukaan kerabang. Telur kemudian melewati vagina dan kloaka melalui proses yang disebut oviposisi. Telur umumnya keluar dengan ujung tumpul terlebih dahulu.

Berapa Lama Seluruh Prosesnya?

Dari ovulasi hingga oviposisi, pembentukan satu butir telur memerlukan sedikit lebih dari 24 jam dan lazimnya sekitar 24–26 jam. Tahap pembentukan kerabang di uterus mengambil sebagian besar waktu tersebut. Setelah telur dikeluarkan dan mulai mendingin, kantung udara terbentuk di bagian ujung tumpul. Untuk menjaga mutunya setelah dipanen, baca panduan berapa lama telur segar dapat disimpan.

Kesimpulan

Telur ayam terbentuk melalui urutan yang terkoordinasi: kuning telur matang di ovarium, kemudian albumen, membran, kerabang, pigmen, dan kutikula ditambahkan sepanjang oviduk. Karena prosesnya memerlukan lebih dari 24 jam, ayam yang sehat sekalipun tidak selalu bertelur pada jam yang sama atau setiap hari.

Sumber

Bagikan

Artikel Terkait

Preferensi cookie

Pilih cookie opsional yang boleh dipakai. Cookie penting tetap aktif untuk bahasa, aksesibilitas, dan keamanan.