Lewati ke konten utama
Harga & Pasar1 menit baca

Harga Acuan Telur Rp24.000/kg, Langkah Pemerintah Menstabilkan Pasar Telur

Penulis Sun Egg TeamDiterbitkan 13 Juli 2026
#hargaacuantelur#kebijakanpemerintah#kementan
IMG_20260713_140636.jpg
Gambar arsip artikel

Penetapan Harga Acuan Telur

Menanggapi anjloknya harga telur akhir-akhir ini, pemerintah mengambil langkah tegas! Kementerian Pertanian (Kementan) resmi tetapkan mulai 15 Juli 2026 harga acuan telur ayam di tingkat peternak seharga Rp24.000/kg. Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan Kementan bersama Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Langkah intervensi ini diambil untuk merespons keluhan peternak yang merugi akibat kelebihan pasokan telur (oversupply) di tengah rendahnya daya serap pasar. Anjloknya harga telur yang berada di bawah Harga Pokok Produksi (HPP) ini mengancam keberlangsungan usaha peternak dan mengancam produksi telur nasional. Oleh karena itu, penetapan harga acuan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menstabilkan harga telur saat ini.

Dampak yang Diharapkan

Jika kebijakan harga acuan telur ini berhasil dilaksanakan maka harapannya mampu meningkatkan kesejahteraan peternak dengan tetap menjaga keterjangkauan harga telur bagi konsumen. Harga Rp24.000/kg di tingkat peternak dinilai dapat menciptakan margin keuntungan yang sehat, sehingga peternak dapat terus menjalankan usahanya. Harga tersebut juga dinilai masih bersahabat dan tidak membebani daya beli masyarakat. Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan keselarasan antara peternak ayam petelur, pengepul dan masyarakat untuk terwujudnya ekosistem pasar yang sehat.

Respon Masyarakat

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama di kalangan peternak. Para peternak mendukung penuh kebijakan pemerintah ini segera dilaksanakan. Peternak berharap adanya kebijakan ini mampu memulihkan kembali situasi harga yang sempat kritis, sehingga dapat menstabilkan kembali harga telur dan mencegah lebih banyak kerugian. Implementasi kebijakan ini nantinya perlu pengawasan yang tegas dari pemerintah untuk secara nyata dipatuhi oleh seluruh rantai pasok telur. Dalam hal ini, pemerintah telah menyatakan komitmennya dalam memastikan aturan ini benar-benar berjalan di lapangan.

Sumber

Bagikan

Artikel Terkait

Preferensi cookie

Pilih cookie opsional yang boleh dipakai. Cookie penting tetap aktif untuk bahasa, aksesibilitas, dan keamanan.